Missing Consumer Key - Check Settings

Al-Irsyad STEAM Qur’ani 2026: Wadah Kolaborasi, Kreativitas, dan Berpikir Kritis Peserta Didik

Sabtu, 9 Mei 2026, Yayasan perguruan Al-Irsyad Surabaya sukses melaksanakan kegiatan Al-Irsyad STEAM Qur’ani, Project Showcase and Sharing dengan mengusung tema “Mandiri Berkarya dan Berpikir Kritis untuk Membangun Daya Saing Global”. Kegiatan ini diikuti oleh sekolah Al-Irsyad mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ibu Febrina Kusumawati, S.Si, M.M., Kepala Sekolah dan Guru sekitar.

Kegiatan festival ini berhasil menampilkan kegiatan yang seru, mulai dari Project Presentation, Project Showcase, Student Performance, dan Teacher Sharing. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada peserta didik dan guru untuk berpikir kritis, berkomunikasi, mengembangkan kreativitas, serta pemanfaatan teknologi yang tepat dalam pembelajaran.

Gethuk Scratch Adventure” merupakan pembelajaran STEAM Qur’ani yang diusung oleh peserta didik dan guru dari jenjang TK Al-Irsyad. Siswa-siswi TK Al-Irsyad belajar mengenal bahan utama singkong sebagai bahan yang telah tersedia di alam, merupakan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.  Kita sebagai manusia hendaknya bersyukur atas nikmat yang telah diberikan, adapun salah satu caranya yaitu dengan mengolahnya menjadi makanan yang sehat.

Dalam proses pengolahan singkong menjadi makanan tradisional Gethuk, peserta didik belajar tentang Sains, Technology, Engineering, Art, dan Mathematics. Tidak hanya itu, pembelajaran yang seru menggunakan Game Scratch, menjadi media recalling bagi peserta didik untuk mengingat apa saja bahan yang diperlukan untuk membuat gethuk.

Pada Project Presentation, siswa TK Al-Irsyad tampil percaya diri mempresentasikan pembelajaran STEAM Qur’ani yang telah mereka pelajari dan praktikkan di sekolah. Mereka mengajak para undangan yang hadir untuk mengenal makanan tradisional dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.  Panggung turut dimeriahkan dengan Student Performance.

Di sisi lain, stand Project Showcase dikunjungi oleh siswa, guru, dan para undangan yang telah hadir. Dengan senyum ceria dan cekatan, peserta didik mempersilahkan para pengunjung untuk mencicipi gethuk, dan kuliner berbahan dasar singkong lainnya. Game Scratch juga menjadi daya tarik bagi para pengunjung untuk mencoba. Dengan lihai, peserta didik menyampaikan bagaimana cara memainkan game tersebut berbekal pengalamannya saat belajar di sekolah.

Sesi Teacher Sharing menjadi sarana bagi guru-guru Al-Irsyad untuk berbagi praktik baik mengenai pembelajaran STEAM Qur’ani kepada kepala sekolah dan pendidik sekitar. Guru saling bertukar pengalaman, strategi pembelajarann, dan inovasi pembelajaran agar kegiatan belajar menjadi pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.  Dengan menerapkan pembelajaran STEAM Qur’ani, diharapkan dapat meningkatkan budaya belajar yang kreatif, inovatif, dan berlandaskan pada nilai-nilai islam. Serta siap untuk menghadapi tantangan global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Qur’ani.

Leave a comment