Missing Consumer Key - Check Settings

Category: Image

Petualangan STEAM Lengkap: Dari Akar Singkong di Kebun, Olahan Kreatif,  Hingga Game Scratch.
Petualangan STEAM Lengkap: Dari Akar Singkong di Kebun, Olahan Kreatif, Hingga Game Scratch.

Pengalaman luar biasa diperoleh siswa-siswi TK B, dalam pembelajaran STEAM kali ini. Dimulai dari tanah basah di kebun sekolah hingga cahaya terang dari layar proyektor. Melalui proyek STEAM, para siswa bereksplorasi dengan tanaman singkong. Mulai dari akar hingga daunnya, mencabut singkong hingga mengolahnya, bermain game dan keseruan lainnya.

Siswa antusias memperhatikan guru yang sedang menjelaskan sains anatomi tanaman singkong di kebun sekolah. Siswa mengamati secara langsung mulai dari akar singkong, tekstur batang dan bentuk daunnya. Mereka membantu mencabut umbi singkong. Umbi-umbi singkong yang mereka panen diolah menjadi makanan gethuk yang lezat.

Setelah belajar anatomi tanaman singkong selesai, pembelajaran beralih ke kelas. Dengan semangat gotong-royong dan bimbingan guru, seluruh siswa mengupas kulit singkong dan mengukusnya di dalam panci. Disini aspek Teknologi, Engineering dan Seni mulai diterapkan. Siswa menimbang gula, dan mentega diatas timbangan digital sebelum dicampur dengan singkong, kemudian menghaluskan singkong dengan tangan-tangan mungilnya. Antusias siswa semakin meningkat saat mereka mulai mewarnai gethuk singkong dengan pewarna makanan, ada yang berwarna hijau, kuning, pink, dan coklat. Gethuk singkong menjadi semakin menarik, rasanya pun lezat.

Setelah sukses mengolah singkong menjadi gethuk yang lezat, petualangan STEAM berlanjut ke tahap bermain game Scratch. Pada game scratch siswa diminta untuk menebak bahan-bahan yang digunakan dalam membuat gethuk. “Ya, Alhamdulillah anda benar”, itulah suara yang terdengar apabila mereka berhasil menebak dengan benar. Tentunya hal ini membuat mereka tersenyum senang atas keberhasilan mereka dalam pembelajaran STEAM tanaman singkong kali ini.

Hadirkan Diri Kita Sepenuhnya
Hadirkan Diri Kita Sepenuhnya

“Hadirkan diri kita sepenuhnya saat disisi anak.”

Mendidik dan mendampingi anak adalah tugas kita sebagai orang tua. Hadiahi anak-anak kita dengan pemberian terbaik. Dan pemberian terbaik serta lebih utama orang tua kepada putra-putrinya adalah akhlak mulia.

Anak ibarat botol, ketika kita mengisi maka pegang erat dengan kasih sayang, isi perlahan dengan benar, fokus, sabar dan ikhlas. Menjadikan diri sebagai teladan adalah cara yang baik untuk mendidik akhlak mereka.

Pembiasaan Berbudaya Islam Sejak Dini
Pembiasaan Berbudaya Islam Sejak Dini

Anak merupakan karunia terindah yang diberikan Allah swt kepada sepasang suami-istri. Dalam al-Qur’an, anak digambarkan sebagai perhiasan hidup dan kesenangan di dunia (Qs. al-Kahfi: 46 dan Qs. Ali Imron: 14). Keberadaan anak dalam suatu keluarga akan menjadikan keluarga itu terasa lebih hidup, harmonis, dan menyenangkan. Anak merupakan amanah besar bagi kedua orang tua yang kelak akan dipertanggungjawabkannya di akhirat. Orang tua wajib memelihara, mendidik, menjaga, dan menyantuni anak-anak mereka dengan penuh rasa tanggung jawab dan kasih sayang. Islam menjadikan orang tua bertanggung jawab terhadap pendidikan keislaman bagi anak-anaknya. Anak merupakan generasi penerus umat yang hendaknya telah terbina sejak masa kecilnya agar kelak mampu menjadikan dirinya sebagai manusia yang berakhlak mulia, berkarakter, dan bermanfaat bagi orang lain.

(more…)

Konsep Pendidikan Nabi Ibrahim
Konsep Pendidikan Nabi Ibrahim

Pendidikan adalah salah satu modal utama dalam melahirkan generasi yang berkualitas baik, dan kita tahu bahwa generasi yang terbaik adalah generasi para Nabi kemudian para sahabat dan para pengikutnya. Maka sangat perlu kita merujuk pada pendidikan dan pengajaran yang diajarkan  oleh para Anbiya, salah satunya adalah dari Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim telah mewariskan kepada kita tentang bagaimana seharusnya proses pendidikan dilaksanakan, mulai dari apa yang diajarkan sampai pada cara atau metode penyampaiannya. Keberhasilan Nabi Ibrahim  dalam membentuk pribadi yang sholeh Nabi Ismail dan Ishak, ketabahan siti Hajar dan Sara, dan banyaknya Nabi – Nabi dari keturunan Nabi Ibrahim adalah bukti kesuksesan pendidikan yang dilaksanakan  oleh Nabi Ibrahim.

(more…)

Membacakan buku, Upaya orang Tua Membangun Kedekatan Emosional dengan Anak
Membacakan buku, Upaya orang Tua Membangun Kedekatan Emosional dengan Anak

Pada tanggal 5 Mei 2018, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggulirkan Program Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku ( GERNAS BAKU).

Gernasbaku dilaksanakan serempak oleh semua lembaga sekolah PAUD di Indonesia, PG – TK Al Irsyad Surabaya termasuk lembaga sekolah yang ikut andil dalam pelaksanaan program tersebut. Alhamdulillah program tersebut menjadi program berkelanjutan di PG – TK Al Irsyad Surabaya mengingat pentingnya manfaat bagi anak dan orang tua terutama dalam membangun kedekatan Emosional antara orang tua dan Anak.

(more…)